Dalam hidup selalu ada pilihan. Ada hitam, putih, bahkan abu-abu. Ada lurus, belok, atau putar balik. Ada pria, wanita, bahkan yang masih bingung akan memilih yang mana. Ada yang memilih untuk hidup dengan jalan yang benar walau harus menderita, ada yang memilih kaya dengan jalan yang salah, atau malah tidak tahu apakah jalan yang dipilih salah atau benar. Intinya kita manusia selalu dihadapkan pada suatu pilihan. Masalah apakah pilihan kita itu benar atau tidak, sekali lagi tergantung cara kita berpikir dan objektif hidup kita.
Dua minggu terakhir, aku dihadapkan pada dua pilihan sulit. Bertahan atau pergi. Bertahan dalam segala hal. Bertahan terhadap pilihan untuk tetap kerja kantoran dan berhadapan dengan kemacetan parah setiap hari atau mulai bekerja dari rumah. Bertahan untuk tetap di Jakarta atau lebih asyik dengan tantangan baru di bidang baru di kampung halaman (hmm... pulang ke Bangka???!!!).
Hari ini ada pilihan baru lagi... memulai tahun baru dengan hati yang baru bersih dari pria berinisial FH dan FAH atau mencoba keberuntungan baru di negeri baru. Negeri yang sejak dulu ingin aku kunjungi dan tinggal di sana. Kalau pilihan terakhir yang aku pilih... itu artinya aku harus ninggalin ibu, satu-satunya orang tua yang masih aku miliki. Menitipkan Ibu dalam penjagaan aak, kakakku satu-satunya yang juga udah cukup repot dengan keluarganya.
Tapi kalau aku memilih tinggal, itu artinya aku harus berhadapan dengan manusia-manusia yang setiap hari akan mengajukan pertanyaan yang sama soal status pribadiku. Yang pastinya bikin aku tambah bingung.
Ah, selalu ada pilihan dalam hidup ... yang membuat kita manusia berbeda dengan makhluk ciptaan-Nya yang lain.
Kita diberi akal pikiran untuk bisa membuat pilihan yang sekali lagi... bukan hal yang mudah.
Barangkali cara termudah adalah membiarkan Allah menuntun kita melakukan pilihan melalui bisikan hati, insting, atau apa lah itu namanya. Namun sekali lagi, diperlukan kepekaan yang tinggi untuk mengartikan bisikan hati itu. Hmmm.... waktu terus berjalan... mampukah aku memilih sebelum tahun berganti???
Rabu, 26 November 2008
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

1 komentar:
mo kemana, leo?
ikut dong
Posting Komentar