Aku lagi butuh dukungan moral dari orang-orang terdekat. Terutama bahu yang lapang buat aku bisa mencurahkan air mataku tanpa ada orang yang bisa melihat. Butuh orang yang bisa mendengar tanpa perlu berkomentar yang tidak penting. Aku butuh semuanya untuk sebuah keputusan besar yang sudah aku ambil dan sebuah keputusan besar lainnya yang mungkin akan mengubah hidup aku dan orang-orang terdekat di sekelilingku.
Dari minggu lalu, aku maju mundur dengan keputusan ini dan tadi malam satu keputusan telah terjadi. Dengan segala konsekuensinya, aku terima walau pun hari ini aku bekerja dengan rasa seperti ada sebilah pisau tertancap di dada.
I'm bleeding but that's ok. It'll heal as time goes by eventhough I don't know how long it would take.Doa gua semoga ini bisa secepatnya berlalu.
Dan untuk keputusan besar berikutnya, terpaksa aku tunda hingga semester ini berlalu. Karena aku masih punya tanggung jawab moral terhadap para mahasiswa ini. Dan untuk keputusan terakhir inilah aku butuh dukungan yang luar biasa dari keluarga dan semua orang yang dekat secara batin mau pun fisik selalu ada di sampingku, yaitu para sahabat dekatku.
Permohonan aku cuma satu...
Ya ALLAH... aku capek, aku udah gak sanggup...
Maafkan aku yang ALLAH kalo aku akhirnya harus menyerah.
Aku tahu ALLAH tidak suka orang yang gampang menyerah...
tapi kali ini aku benar-benar sujud untuk minta ampun karena aku udah gak sanggup.
Izinkan aku untuk memperbaiki semua kesalahan yang pernah ku perbuat ya, ALLAH...
dan setelah itu izinkan aku untuk pergi atau pun pulang.
Saat ini aku hanya ingin berada dalam pelukan yang bisa menentramkan aku bahwa everything will be alright. It's just a part of tough journey that I have to pass it to a new better life.
Senin, 17 November 2008
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

1 komentar:
Ada yg pernah ngomong. Kalo Tuhan tutup 1 pintu, Dia buka pintu yg lain. Kalo itu bukan garis nasib lu, mungkin lu harus belok ato balik arah. In the long run, mungkin ini yg paling cocok. Who knows.
Be strong ya.
Posting Komentar